Jual Beli Baju Tanah Abang Lebih Mudah Berkat Influencer

AED.OR.ID – Tanah Abang menjadi surganya fashion lokal. Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru hingga Ramadan dan Idul Fitri, Tanah Abang di setiap blok pasti dipadati pengunjung. Tak cukup hanya membeli eceran, rata-rata pembeli membeli dalam partai besar atau grosir.

Tak usah repot berkeliling, cukup mengintip akun influencer di Instagram akan memberikan informasi blok dan pedagang atau toko yang menjual aneka pakaian yang diinginkan.

Influencer Cici Palugada mempromosikan toko para pedagang garmen dan tekstil serta busana di Tanah Abang. Kemudian yang dihadirkan muncul sejak pandemi melanda dunia.

“Di saat banyak orang yang tidak bisa berpergian, kondisi pasar yang tak menentu, berkurangnya pendapatan akibat pandemi, menjamurnya sosial media baik yang riil maupun yang bertujuan jahat. Banyak fake account di Instagram yang membuat pembeli khawatir, mana toko yang aman untuk mereka,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, Kamis (1/12).

Cici Palugada bukan figur yang baru di Tanah Abang, berawal dari marketing toko-toko di Tanah Abang sejak 2008. Sehingga banyak dikenal pedagang dengan beragam jenis barang dagangan yang ada di Tanah Abang sebut saja dari Fashion Wanita, Anak, Pria sampai dengan Aksesoris, Tas, Sepatu dan Topi.

“Dengan promo lewat media sosial dan bantuan influencer sehingga pedagang dan reseller di berbagai daerah bisa lebih mudah bertransaksi. Penjualan pasti naik, meski pedagang tidak mau membuka berapa persen kenaikannya. Dan follower itu pasti naik,” kata influencer Cici Palugada.

Pihaknya memastikan para pedagang garmen dan tekstil di Indonesia merasa aman dan nyaman untuk bertransaksi secara online dengan toko toko di Tanah Abang yang sudah diverifikasi maupun yang telah di review melalui aplikasi Instagram. Diharapkan akan banyak lahir pengusaha-pengusaha garmen dan tekstil yang baru di seluruh Indonesia tanpa harus mengeluarkan modal yang besar.

“Tak usaj keliling Tanah Abang, tinggal intip IG maka akan ada toko itu di mana lokaai dan bliknya. Lalu pilih toko-toko yang sesuai dengan jenis barang dagangan yang di butuhkan, kontak admin tokonya dan tinggal diatur pengiriman ke tempat tujuan. Semudah itu untuk mulai berusaha menjadi pedagang garmen dan tekstil,” jelasnya.

Caranya, para pedagang mempromosikan dagangannya lewat media sosial lewat video dan busananya dipakai oleh sang influencer. Sehingga calon pembeli dapat melihat dengan jelas potongan pakaian busana tersebut saat digunakan di tubuh kita.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Sumber: www.jawapos.com

Related posts